Postingan

SAUDADE.

Kembali untuk masa yang lebih lama dan menikmati setiap langkah perjalanan hidup,bukan apa aku tetap bertahan di negri orang yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Aku seorang yang sangat merindukan kampung halaman tapi tidak berdaya untuk melakukan apa pun.yes mungkin aku terlalu takut untuk kembali atau aku terlalu takut untuk memulai semuanya dari awal. Merancang semua rencana yang tersusun dalam bank kepalaku,langakah demi langkah ku pertegas memastikan semua berjalan dengan baik kedepannya.. i hope! Ya..Sebagian besar hidupku di penuhi dengan hari-hari yang menyedihkan bahkan aku tidak menemukan diriku sebenarnya,aku belum menemukannya. Bangun di pagi hari dengan rasa bersalah bicara dengan tuhan "bisakah kau mendengarku?" belakangan ini aku berantakan,tapi aku tidak ingin ada yang membantu,ya aku tidak ingin ada orang lain yang membantu. Jika kamu berpikir aku membuat keputusan atas kemauanku sendiri,tentu kamu salah. Tidak ada yang bisa berpikir seperti apa yang ada...

Darah Dan Mimpi.

lelah melangkah tak tentu arah marah memuncak tertekan dari semua arah gelisah dan ragu,diam pun salah menyerah tak berati kalah. tak apa tanpa gaji puluhan juta tak apa juga dengan vespa tua hidup ku sudah cukup bahagia tak perlu berlebih sudah cukup lantas semua ini untuk apa dengan darah tidur dengan bayangan masa depan tak tenang tak ada waktu untuk kita nikmati dari susah yang di lalui tak ada tawa riang dari hangatnya lelah tak ada yang salah,itu sebuah pilihan semua kan indah padahal belum tentu Indah. telampau jauh lupa cara bersyukur.

Selajutnya Gelap.

Gulungan kusut dalam kepala Pertanyaan bertubi tanpa jawaban Rutinitas ini ambigu aku rasa Tujuan angan tanpa langkah Memulai dengan andai saja Pemikiran apa dan bagaimana? Jalan kupetakan tak terbaca Berenang tanpa pelampung Semua terkurung dalam batok Kata-kata apa aku bisa? lantas Siapa yang aku ajak bicara? Obor dalam kegelapan.

Pintu Keluar!

Gambar
Hilang Dia hilang dari kehidupan Tinggalkan luka yang tak terobati Berjuang sendiri di masa gelap yang panjang Perasaan yang kelam  Hatimu beku Kegelapan merayap Dalam jiwa yang sesat Dalam hitam malammu Cahaya terpental Hidup ini tak nyata Semuanya tergantung Di dunia yang sunyi Di mata yang buta Mengembara dalam gelap Mencari jalan keluar Dalam goresan hati Kesedihan tak terukir Hanya dalam diammu Kamu mencoba bertahan Hatimu gelap Takkan bercahaya Terperangkap dalam kehampaan Kau mencari jalan Semangat yang pudar Dalam jiwa yang terluka Namun kau menyerah

Hidup Akan Berakhir!

Kau tahu, ku tak minta dilahirkan juga Ku tahu semua uang ini tak berasa Ku tahu karir ini tak ada artinya Kesuksesanku dipinjamkan sementara Mengejar mimpi sampai tak punya rasa Mengejar mimpi sampai lupa keluarga Mengejar mimpi lupa dunia nyata Mengejar mimpi tapi tidak bersama Padahal katanya uang takkan kemana Jika memang rezeki ya 'kan ditransfer juga Namun dikejar terus seakan satwa langka Di prosesnya melintah lupa jadi manusia Terlepas apa yang engkau percayai Tetap takkan ada yang dibawa mati Kembali ke tanah dan tumbuh cemara Mana saja harta yang lebih berharga Karena tak ada lagi yang kucari di sini Mimpi menjadi besar tak menggiurkan lagi Anganku hanya sampai sejauh tanah sendiri Hanya ingin mengeluh tak bisa bijak lagi Ku sekarang bernafas tanpa tujuan jelas Tanah terbuka dan bumi menganga Melihatnya kau sadar uang hanya sementara Lihat petimu dibalut duka dan lara Dan beberapa berharap kau masuk neraka !

Tari Dan Selendangnya.

Gambar
Senja di ujung kelopak Gemuruh ombak dan hembusan angin Senyum tawa yang terpancar  Matahari perlahan menghilang tenggelam Siluet menggambar jelas lekuk tubuh indah  Senyuman dan tatapan yang masih sama Mengembalikan memori tentang tarian itu Tentang selendang yang kau kenakan Pulau-pulau terlihat di kejauhan Anjing putih berjalan di tepian  Kau mulai menjauh dalam hamparan samudra Kau sebab rindu itu diam-diam!

Waktu.

Gambar
Sunyi malam tanpa hembusan angin Awan terdiam seolah tak bergerak Keheningan meniduri setiap kata Remang sinar rembulan di langit Merona di kegelapan tanpa bahasa Tenggelam di relung rahasia Alam seketika berhenti bergerak Tak ada kuasa hilang tanpa cahaya Samar terdengar suara gemuruh  Tulisan resah malam ketidak pastian Menyelam didalam gelap yang pekat Hujan adalah doa yang menetes