Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2023

Rokok setelah sex.

Gambar
Korek menyala di tanganku rokok sudah siap di bibir bara dan asap sudah tercipta mata melihat percikan abu Meja dan kursi menunggu kaca bening besar,pemandangan segelas kopi hangat menanti tatapan kosong  jelas arti Kepala berbalik terfana melihat selimut putih kau kenakan menutup kulit putih lembut rambut panjang tergerai hitam Langkah kaki menghampiri dekap peluk hangat dari belakang jilatan dan kecupan lembut  di telinga mulai berbisik,LAGI. Oleh : Patilasankolot.

Nadi.Ego

Gambar
Hembusan angin lembut bunga baru yang terlihat sama  tapi menarik untuk di petik penasarann dengan cara nya sendiri Menghindari tatapan yang nakal tapi hati kecil hitam menyukainya Tak pernah di pikirkan,lantas kenpa? terlihat putih padahal hitam pekat. Mata indah namun menakutkan  muncul secara tiba-tiba berulang seperti tidak ingin di terlupakan  melintas dengan cepat berulang Mengikat dengan tatapan nakal  ia seakan-akan terus menggoda bibir terseyum tenpa kata-kata. menerka apa yang kau inginkan? Mengisyaratkan arti yang sangat liar bunga indah dengan duri-duri hitam mekar dengan perlahan namun indah memancing untuk tetap mendekati Mengijak duri kecil  terus membesar. dedaunan melambai memberikan izin mencium dan membelai bunga indah menikmati setiap lekuk tubuhnya. Oleh : Patilasankolot

Khayal.

Gambar
Segelas teh di genggaman mu rambut panjang yang kau ikat berdiri menikmati udara pagi  menatap kosong gunung-gunung aku duduk di kursi rotan belakang memandang mu begitu indah  kopi hitam yang ku minum sayup angin dingin menyapa terlihat jelas cd dan bra hitam kemeja putih transfaran  indah lekuk tubuh tergambar jelas  begitu sempurna dengan anting kau berbalik tersenyum menggoda berjalan menghampiri dan berbisik lembut kecup bibir manis mu memaksa gairah pagi itu. Oleh : Patilasankolot

Arah.

Gambar
Cinta menjadi candu jalur yang bercabang  aku tak mengenali diri ku kehilangan arah pandang Dua kepribadian amat melelahkan  hati dan pikiran tak searah kehilangan kuasa atas ku sendiri menikmati yang tak aku inginkan Tujuan yang ku anggap itu ego mu tidak sesederhana ku bayangkan aku bahagia tapi dimensi berbeda bukan ini,bukan di sini. Mimpi-mimpi lain yang seharusnya  munafik aku tidak menikmati nya menikmati dengan nafsu bukan hati titik jenuh kembali merundung T oko baju kecil sudah cukup, petani dan peternak juga cukup, vespa kaleng di sore hari malam dengan suara alam yang sunyi Masak di dapur untuk makan malam menjadi imam keluarga kecil sesederhana aku mencintaimu Serumit itu kau mencintaiku. Kata perkata di malam pekat bidadari terlelap dengan daster pagi udara dan embun  menyapa menjadi muda dengan alam  menjadi sederhana kita dengan semua kenangan  saat ini 70% dan 30%  merelakan yang harus di ikhlaskan. Oleh : Patilasankolot

Hilang.

Gambar
Yang termudah adalah yang terbenar, ibuku bernasihat Kaulah alasannya, aku tak pernah berfikir dua kali Kemanapun kita pergi, yang berkilau adalah emas Alasan ku bisa bertahan b egitulah cara ku jatuh cinta. Kaki terus melangkah lebih jauh dari sebelumnya Langkah ntah akan berhenti sendiri atau di hentikan Tentang kopi yang ku minum dan rokok yang ku hisap Benci akan sebuah keramayan pada dasarnya Sebuah mimpi yang tinggi atau ego yang ku kejar Tujuan yang sama dengan jalan yang rumit Kapal terombang ambing di tengah laut Lantas jalan mana yang harus ku tempuh? Merona langit di ujung pandangan sore itu Angin lembut menggengam tangan dan Mata yang indah menatap dengan tulus Senyum ikhlas terpancar dari bibir tebalmu. Gemuruh ombak,seakan bercerita tentang kita Tentang kamu yang begitu lepas tertawa Mungkin tentang dres yang kamu pakai Dan tentang nama yang ku tulis di pasir. Kamu dengan kesederhanan dan mimpi besar Aku terpaku dengan ketidak pastian hati Jika semua ini selesai,apa lagi ...

Lintas.

Gambar
Kerudung senyum manis  menjadi teman akhirnya. kaka tingkat aku kedua  maaf harus pergi,teman Dosa dibuat kala itu lantas tanpa kata maaf, Perpus dan rumput awal langkah yang tak sama  Hitam menyenangkan kudus beserta lampunya senyum manis dengan hal gila  tak saling menyapa lagi Bandung dan jarak atau galungung jadi akhirnya buku dan siliwangi sehabis magrib sampai Palembang bercerita one direction topiknya hanya suara hilang sebelum mengenalnya Jakarta tanpa senyum mata sipit berjalan parkiran tanpa kata malu,maaf tak berani Salah tetap salah tapi di jalani terus mecoba mungkin maaf pada akhirnya Padang  pembeda jujur tapi pergi diam tetap pergi sial terlalu takut Satu tahun menghilang bertemu dalam kotak patung jadi pembeda datang kala menangis oleh : Patilasankolot

Non :*

Gambar
Api berliuk terhembus angin Ranting terikat dengan benang Umur api saat terbakar Matahari berkeringat air Susunan kata yang di paksa rambut ikal menangis daun kecil selalu tersenyum suara musik mulai menghilang Desember kala itu manis bidadari berlumur dosa tersenyum waktu menunggu langkah detik berupaya merayap Kotak putih penuh api hitam tahun berikutnya ingatan menusuk tajam tetesan dari darah mengering Asap jadi pelampiasan aspal sebagai kebahagian kedai kopi tersenyum jari-jari besalaman Kayu bermotif bambu garis jalan sebagai pemisah Tanah menangis oleh hujan  alpukat adalah pemenangnya. oleh : Patilasankolot.