Tuhan.

Tuntun aku kembali pada MU.






Arah angin yang berhembus
membawa arah untuk langkah kaki yang tak tentu,
perlahan aku mulai menikmati baik buruknya jalur terjal yang aku harus lalui,
ntah mistery apa lagi yang akan ku lalui di depan semoga semesta mendengar doa yang terus ku lantunkan.
Maaf tuhan aku terlampau jauh meninggalkan MU
terimkasih selalu ada di hati kecil penuh dosa ini untuk mengigat MU.
Maaf,aku belum bisa menjadi hamba yang menghamba,KAU yang maha tau akan segala yang ada pada diriku.
Ragu dan diam dalam pertanyaan yang tak terjawab terlepas semuanya,Benar atau salah KAU yang mengetahui hati ini.


Oleh : patilasankolot.

Komentar

Postingan Populer