Keterpurukan sebuah cerita,Manusia.
Perdebatan,pemikiran sederhana diri dengan otak yang tak berhenti berpikir semakin rumit tentang bagaimana cara aku membahagiakannya. "sesederhana aku mencintai mu tapi serumit itu kau mencintai ku".
"Jangan pacaran kalau takut putus,
Jangan menikah kalo siap cerai."
Aku baru selesai membaca blog dari seorang penulis yang aku idolakan berjudul " Anak yang terjebak,cara seseorang dibesarkan dan masa tua " penulis Eki Naufal Antonius Fauzi.
Ada beberapa yang membuat ku menenteskan air mata saat membacanya karna ada point-point tentang keresahan beliau sebagai penulis cerita,yang sebenar nya terjadi pada ku juga bahkan sampai detik ini permasalah itu masih bertengkar di kepala. Tentang pernikahan,orang tua dan mati muda,hanya saja dengan cerita yang masing-masing punya porsinya sendiri,tetapi secara garis besarnya apa yang beliau tulis,sedikit banyak aku pernah rasakan dan bahkan sampai saat ini pun masih belum selesai.
Terkadang aku ingin menghubunginya ntah untuk bertukar kabar atau pun berbincang ringan,karna sejujurnya ada banyak hal yang ingin aku pelajari dari beliau,tentunya soal kesenian ntah bermusik,menulis atau apapun itu,karna bisa di bilang kami saling mengenal satu sama lain meskipun tidak begitu dekat,tapi aku sangat mengaggumi nya sebagai sosok guru,kaka atau teman dalam berkesenian,sejujurnya alasan aku mulai menulis pun karna beliau.
Banyak hal yang ingin aku ceritakan sebetulnya tentang semua pemikiran dan keresahan yang ntah bagaimana terus menumpuk di pikiran,tapi setelah membaca blog terbarunya beliau sepertinya bukan waktu yang tepat untuk bercerita,terimakasih untuk semua karya-karya nya yang selama ini menemani hari-hari di negri orang,dengan karya yang beliau buat sedikit mengobati kerinduan terhadap kampung halaman.
Lekas membaik untuk semuanya.


Komentar
Posting Komentar